Pengumuman DPS

Cek Data Anda di PPS Setempat

demo1_1

Pagelaran Seni Budaya

Menyonsong Satu Tahun Menuju Pemilu Serentak Tahun 2019

demo1_1

Partai Politik Peserta Pemilu 2019

Nomor Urut Partai Politik Peserta Pemilu 2019

demo1_1

Kursus Kepemiluan

Dalam Rangka Pemilu Serentak Legislatif dan Presiden Tahun 2019

demo1_1

KPU Kabupaten Sarolangun Siap Melayani Permohonan Informasi Publik Secara Terbuka dan Transparan

demo1_1

Komisioner KPU Provinsi Jambi Periode 2018 -2023 Resmi di Lantik

Rabu, 23 Mei 2018 | 14:48:40 WIB | Dibaca: 484 Kali


Anggota KPU Provinsi Jambi Periode 2018 - 2023 (foto by Kang Trisno)

Sarolangun, kpu-sarolangunkab.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI resmi melantik komisioner KPU Provinsi Jambi periode 2018 - 2023 bersama dengan 81 komisioner di 15 provinsi lainnya di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis, (24/5/2018). Total ada 86 anggota KPU provinsi termasuk Provinsi Jambi yang dilantik pada rekrutmen KPU Provinsi gelombang I.

Lima anggota KPU Provinsi Jambi yang dilantik adalah H.M. Subhan dan M. Sanusi yang merupakan petahana atau anggota KPU Provinsi Jambi periode 2013 - 2018, Ahdiyenti mantan anggota KPU Kabupaten Tebo, Nur Kholik mantan Anggota KPU Tanjung Jabung Timur dan Apnizal mantan Ketua KPU Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Acara diawali dengan pembacaan surat keputusan KPU, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah, pembacaan pakta integritas dan sambutan dari Ketua KPU Arief Budiman. 
 
Dalam sambutannya Ketua KPU Arief berpesan agar penyelenggara yang baru dilantik bekerja penuh semangat dan selalu memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Dia juga mengingatkan bahwa tantangan sebagai penyelenggara di lima tahun kedepan tidaklah mudah, namun hal tersebut jangan menyurutkan semangat dari anggota KPU selama bekerja dengan cerdas dan selalu mengedepankan kordinasi. "Maka setiap kita dituntut untuk punya inovasi bukan biasa saja tapi luar biasa. Ingat setiap apa yang dikerjakan akan jadi sejarah, apakah mampu melakukan yang terbaik atau biasa saja," ujar Arief. 
 
Arief mengingatkan bahwa tanggungjawab jabatan sebagai penyelenggara sangat besar karena ditangan penyelenggara lah kepercayaan masyarakat ditentukan. Masyarakat akan percaya pada proses pemilu selama penyelenggara bekerja amanah, percaya pada hasil pemilu selama proses berjalan benar dan percaya pada pemimpin yang terpilih selama hasilnya transparan dan bisa dipertanggungjawabkan. "Kalau hasilnya dipercaya masyarakat maka Insya Allah siapapun yang terpilih dilembaga eksekutif maupun legislatif bekerja untuk masyarakat," tutur Arief.  
 
Sebagai informasi dasar pelantikan berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, Bagian Kedua Kedudukan, Struktur dan Keanggotaan Pasal 10 ayat (1) Huruf b dimana KPU Provinsi sebanyak 5 (lima) atau 7 (tujuh) orang serta ayat (2) tentang Penetapan anggota KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b didasari pada kriteria jumlah penduduk, luas wilayah, dan jumlah wilayah administratif pemerintahan. 
 
Keputusan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia  Nomor 371/PP.06-Kpt/05/KPU/V/2018, tanggal 21 Mei 2018 tentang Penetapan Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi Periode 2018-2023.
 
Adapun 86 anggota KPU Provinsi yang dilantik pada hari ini berasal dari Provinsi Sumatera Barat (5 orang), Provinsi Kepulauan Riau (5 orang), Provinsi Jambi (5 orang), Provinsi Bangka Belitung (5 orang), Provinsi Bengkulu (5 orang), Provinsi Banten (7 orang), Provinsi DKI Jakarta (7 orang), Provinsi Kalimantan Barat (5 orang), Kalimantan Tengah (5 orang), Provinsi Kalimantan Selatan (5 orang), Provinsi Sulawesi Utara (5 orang), Provinsi Sulawesi Barat (5 orang), Provinsi Sulawesi Tengah (5 orang), Provinsi Sulawesi Tenggara (5 orang), Provinsi Sulawesi Selatan (7 orang) serta Provinsi Gorontalo (5 orang). (hupmas kpu dianR/foto: kang trisno, rama/ed diR/amj

Komentar Facebook

Berita Terkini

View Indeks