Tahapan Kampanye

Pemilu Anggota DPD, DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota

demo1_1

Jenis Logistik

Pemilu Serentak 2019

demo1_1

Partai Politik Peserta Pemilu 2019

Nomor Urut Partai Politik Peserta Pemilu 2019

demo1_1

Daftar Pemilih

Jenis-Jenis Daftar Pemilu Pemilu 2019

demo1_1

KPU Kabupaten Sarolangun Siap Melayani Permohonan Informasi Publik Secara Terbuka dan Transparan

demo1_1

PPK dan PPS Diminta Lebih Cermat Dalam Penyusunan DPK dan DPTb

Rabu, 23 Januari 2019 | 12:53:20 WIB | Dibaca: 615 Kali


Rakor Penyusunan DPK dan DPTb Pemilu 2019
Sarolangun, kpu-sarolangunkab.go.id - Mendekati H - 84 Pemilu Serentak 2019, KPU Sarolangun Mengingatkan PPK dan PPS untuk lebih cermat dalam penyusunan Daftar Pemilih Khusus (DPK) dan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) atau Pindah Milih. Hal tersebut di sampaikan langsung oleh Ketua KPU Sarolangun Muhammad Fakhri dalam acara Rapat Koordinasi Penyusunan DPK dan DPTb di Auditorium Hotel Abadi Sarolangun Rabu (23/1/2019).
 
Dalam kesempatan tersebut Fakhri menyampaikan agar PPK dan PPS dapat menyusun DPK yang telah di sampaikan kepada PPK dan menginventarisir pemilih yang tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan ke-2 (DPTHP-2). Selain itu PPK dan PPS juga di himbau untuk mengecek pemilih tersebut dalam aplikasi android KPU.
 
"Coba di inventarisir pemilih yang tidak masuk dalam DPTHP-2, cek di aplikasi andoroid KPU. Karena sekarang jamannya online jadi penyelenggara harus melek teknologi," perintah Fakhri.
 
Ditempat yang sama anggota KPU Sarolangun Divisi Data Pemilih A. Anif menjelaskan bahwa DPK itu Berisi daftar pemilih yang telah memenuhi syarat yang tidak terdaftar dalam DPT dan DPTHP maka penting untuk dilakukan pendataan.
 
"Pendataan DPK dan DPTb ini penting untuk beberapa hal yaitu untuk menyiapkan kebutuhan logistik pemilih (surat suara yang tersedia), Mengantisipasi lebih dini apabila terdapat jumlah pemilih DPK di suatu wilayah berbasis desa atau kelurahan dan tidak dapat difasilitasi untuk menggunakan hak pilihnya di TPS yang ada di wilayah tersebut dimungkinkan untuk melakukan perubahan DPT berkoordinasi  dengan Bawaslu selain itu untuk memudahkan petugas KPPS dalam mencatat pemilih potensi DPK ke dalam formulir daftar hadir Pemilih di TPS," tegas Anif.
 
Lebih lanjut Anif menjelaskan bahwa alasan kenapa proses perbaikan DPT ini perlu dilakukan adalah karena data kependudukan yang cukup dinamis seperti pemilih meninggal, perubahan status TNI dan Polri serta perpindahan penduduk lalu DPT yang telah ditetapkan juga masih terdapat kesalahan pencatatan  seperti pemilih dengan elemen data invalid, juga untuk menginventarisir kembali pemilih ganda.
 
Rakor ini sendiri di bagi menjadi tiga gelombang. Gelombang pertama yang berlangsung hari ini diikuti oleh PPK dan PPS dari 5 kecamatan yaitu  Sarolangun beserta 16 desanya, Bathin VIII serta 15 desanya, Singkut beserta 13 desanya, Cermin Nam Gedang serta 10 desanya terakhir Pelawan beserta  14 desanya. (amj)

Komentar Facebook

Berita Terkini

View Indeks